Home Berita Dana Desa Era Jokowi Dianggap Optimal, Perlu Lebih Terbuka

Dana Desa Era Jokowi Dianggap Optimal, Perlu Lebih Terbuka

14
0
Warga Desa Curug menunjukkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kantor Desa Curug, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/09/2020). Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memberikan BLT-DD tahap lima Rp 300 ribu. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Penyaluran dana desa di era pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi dipandang optimal. Salah satunya, bisa meningkatan infrastruktur.

“Meningkatnya infrastruktur di desa terutama jalan-jalan, jembatan, dan akses ke desa ini relatif sudah mengalami kemajuan signifikan,” kata pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah saat dikonfirmasi, Senin (12/12/2022).

Selain itu, konflik soal dana desa terlihat kecil. Artinya, ada kesejahteraan ke masyarakat dirasakan.”Ini menunjukkan dana desa ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Trubus.

Meski demikian, dia menyarankan agar lebih terbuka penyaluran dana desa tersebut. Masyarakat juga harus diberi akses untuk melihat aliran tersebut.

“Kalau penyaluran, menurut saya ini ada kaitannya dengan keterbukaan dalam program-programnya. Menurut saya ini yang harus ditingkatkan, masalah transparansi dalam penyaluran,” jelasnya.

“Misalnya, suatu desa A, itu ketika mendapat dana dari pusat, yang tahu itu hanya kepala desa dan perangkatnya doang. Masyarakat gak tahu, masyarakat gak bisa mengakses,” sambung Trubus.

Meski diakui sudah optimal, pemerintah pusat yang memiliki kewenangan penuh untuk mengontrol penggunaan dana desa ini, harus mengetahui secara jelas penyalurannya karena ada kejadian-kejadian diskriminatif dari pemerintah desa kepada masyarakatnya.

Karena itu, pemerintah desa yang setiap mendapatkan bantuan dana desa, harus diberi apresiasi.

“Infrastruktur sudah bagus dan perlu ditingkatkan, dioptimalkan adalah mengenai tranparansi, itu yang penting,” pungkasnya.

Diapresiasi DPR

Anggota DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi besarnya anggaran dana desa yang direalisasikan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, hal tersebut merupakan komitmen Jokowi untuk membangun desa-desa di Tanah Air.

Anggaran dana desa di era Jokowi setiap tahunnya terus mengalami kenaikkan. Hingga tahun 2022, total sokongan dana desa yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat mencapai Rp468 triliun.

Hal ini disampaikan Melkiades saat menjadi narasumber pada seminar bertajuk “Menelaah Efektivitas Dana Desa Di Era Pemerintahan Jokowi Dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Bangsa” yang digelar BEM Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

“Tentu kita mengapresiasi komitmen politik Pak Jokowi yang telah memberikan dana yang luar biasa besarnya bagi desa-desa di Indonesia,” ujar Melkiades.

Politikus Partai Golkar ini menuturkan, besarnya anggaran dana desa yang diberikan Presiden Jokowi mendorong banyak kemajuan. Berbagai infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga ketersediaan air bersih dapat terbangun.

SUMBERLiputan6
Previous articleErick Thohir Perlahan Bangkitkan Ekonomi Desa
Next articlePemkot Kotamobagu Gelar Penyusunan Laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here