Home Berita Erick Thohir Perlahan Bangkitkan Ekonomi Desa

Erick Thohir Perlahan Bangkitkan Ekonomi Desa

18
0
Menteri BUMN, Erick Thohir mengunjungi pelaku UMKM para nasabah PNM (Pemodalan Nasional Madani) di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (22/8). Dok Kementerian BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dipandang bisa menggerakan ekonomi desa lewat program yang dilakukan oleh kementeriannya, dan dianggap bisa menyerap tenaga kerja.

“Program Mekaar, Makmur, dan KUR adalah bukti keterlibatan peran BUMN,” ujar pengamat pedesaan, Paulus Cikmang, lewat keterangannya, Senin (12/12/2022).

Paulus menambahkan, peran BUMN lainnya, yakni PLN, tak bisa diabaikan. Melalui Program Listrik Masuk Desa, PLN berhasil menyalurkan listrik sehingga rasio desa berlistrik di Indonesia saat ini telah mencapai 99,7 persen.

“Proyek dan program BUMN yang hadir di tengah pandemi mempunyai dampak positif dalam menjaga daya beli dan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat,” kata dia.

Dia juga menjelaskan, 61 persen dari total produk domestik bruto (PDB) nasional ada di pedesaan. Program lainnya yang sedang dikembangkan BUMN adalah program Desa Sejahtera, yang dirancang dengan dua tujuan utama.

“Program yang ini berbeda dan menarik. Tujuan program Desa Sejahtera adalah tercapainya kehidupan layak dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin,” jelas dia.

Paulus kemudian mengapresiasi program Bakti BUMN yang saat ini sedang berjalan. Hal itu jadi bagian dari langkah Erick Thohir dalam memaksimalkan potensi dan program-program kerja yang dilakukan oleh BUMN.

“Kalau kami melihat program yang ditawarkan BUMN, boleh jadi niatannya untuk memaksimalkan potensi dan program kerja yang dilakukan oleh atau yang telah dibuat oleh BUMN,” kata dia.

BUMN Tak Lagi Jadi Menara Gading

Menteri BUMN Erick Thohir melihat peluang perluasan kerja sama seiring dengan proses transisi energi baru terbarukan. Misalnya antara BUMN dengan perusahaan swasta atau bahkan perusahaan negara lain.

Ini tak terlepas dari momentum transisi energi yang jadi kepentingan setiap negara di dunia. Sehingga, bisa jadi satu peluang kerja sama antar negara.

Misalnya, dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Seperti PT Indonesia Battery Company (IBC) yang jadi bentuk kerja sama multipihak tersebut.

“Dalam pelaksanaan transisi energi, saya juga telah meminta BUMN untuk saling berkolaborasi dan saling mendukung. Bahkan, langkah transisi energi juga membuka peluang bagi BUMN untuk menggandeng pihak lain, mulai dari swasta hingga negara lain,” ujar Erick Thohir saat wawancara dengan Liputan6.com, ditulis Minggu (11/12/2022).

Dia menuturkan, kalau BUMN tak lagi bisa menjadi menara gading. Artinya, sulit dicapai atau diraih. Erick menegaskan, kalauu saat ini BUMN harus bisa menggandeng pihak-pihak lain.

“BUMN, seperti yang sering saya sampaikan, tidak boleh lagi menjadi menara gading dan asyik sendiri. Eranya sudah berubah, kini saatnya saling bekerja sama dan mencari solusi atas sejumlah persoalan, termasuk masalah transisi energi,” ungkap Erick Thohir.

SUMBERLiputan6
Previous articleStrategi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim Desa
Next articleDana Desa Era Jokowi Dianggap Optimal, Perlu Lebih Terbuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here