Lembur Karyawan Makin Panjang, Ini Aturan Baru Sesuai UU Cipta Kerja

- Editor

Minggu, 28 Januari 2024 - 01:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 35 Tahun 2021 tentang Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, yang merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. PP ini mengatur tentang ketentuan kerja lembur bagi karyawan, yang mengalami perubahan dari aturan sebelumnya.

Menurut PP ini, karyawan dapat bekerja lembur maksimal 4 jam dalam sehari dan 18 jam dalam seminggu, tidak termasuk lembur di hari libur resmi dan istirahat mingguan.

Jika dibandingkan dengan aturan lama, yaitu Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No 102 Tahun 2004, karyawan hanya boleh bekerja lembur maksimal 3 jam dalam sehari dan 14 jam dalam seminggu.

Selain itu, PP ini juga menambahkan waktu lembur maksimal di hari libur resmi atau istirahat mingguan, baik untuk karyawan yang bekerja 6 hari maupun 5 hari dalam seminggu.

Untuk karyawan yang bekerja 6 hari dalam seminggu, waktu lembur maksimal di hari libur resmi atau istirahat mingguan adalah 11 jam, atau 9 jam jika hari libur resmi jatuh di hari kerja terpendek. Sedangkan untuk karyawan yang bekerja 5 hari dalam seminggu, waktu lembur maksimal di hari libur resmi atau istirahat mingguan adalah 12 jam.

Perhitungan upah lembur tetap didasarkan pada upah bulanan, dan upah sejam dihitung 1/173 upah sebulan.

Upah lembur tidak berlaku bagi pekerja golongan jabatan tertentu, seperti pemikir, perencana, pelaksana, atau pengendali jalannya perusahaan. Untuk melakukan kerja lembur, harus ada perintah tertulis atau melalui media digital dari atasan dan disetujui pekerja.

PP ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pengusaha dan pekerja dalam menentukan waktu kerja dan waktu istirahat, serta memberikan perlindungan bagi pekerja yang melakukan kerja lembur.

PP ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. (***)

Berita Terkait

Sudah SP2D! Inilah Daftar Nama-Nama Penerima Bansos BPNT Juli & Agustus Yang Cair…
INFO PENTING TASPEN! KHUSUS PENSIUNAN PNS LAMA DAN BARU MULAI 19 JULI 2024, SIMAK INFO NYA
UPDATE BANSOS TERKINI! Bansos PKH, BPNT & PKH Plus di SIKS-NG FIX! BPNT 400 Ribu Cair di Tahap Ini…
KPM Wajib Tahu! 5 Bansos Pemerintah Cair Lagi Hari Ini Kamis 18 Juli – 31 Juli 2024
FIX 2 BLT CAIR HARI INI! UPDATE SIKS NG UNTUK BPNT & PKH JULI AGUSTUS! SUDAH BERUBAH DI SEMUA KKS?
UPDATE TERBARU STATUS 4 BANTUAN REGULER DI SIKS-NG HARI INI (PKH BPNT) KKS & PT. POS! CAIR SEGERA?
Ada Info Penting untuk Pensiunan PNS Golongan 3: Dapat Tunjangan Rp200 Ribu, Baca Syarat dan Ketentuannya
Siap-siap! Bocoran Kebijakan PNS 2025 Bakal Mengubah Sistem Gaji dan Pensiun

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:31 WITA

Sudah SP2D! Inilah Daftar Nama-Nama Penerima Bansos BPNT Juli & Agustus Yang Cair…

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:29 WITA

INFO PENTING TASPEN! KHUSUS PENSIUNAN PNS LAMA DAN BARU MULAI 19 JULI 2024, SIMAK INFO NYA

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:24 WITA

UPDATE BANSOS TERKINI! Bansos PKH, BPNT & PKH Plus di SIKS-NG FIX! BPNT 400 Ribu Cair di Tahap Ini…

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:19 WITA

KPM Wajib Tahu! 5 Bansos Pemerintah Cair Lagi Hari Ini Kamis 18 Juli – 31 Juli 2024

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:17 WITA

FIX 2 BLT CAIR HARI INI! UPDATE SIKS NG UNTUK BPNT & PKH JULI AGUSTUS! SUDAH BERUBAH DI SEMUA KKS?

Berita Terbaru