Puasa Syawal: Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaan

- Editor

Jumat, 12 April 2024 - 06:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puasa sunnah Syawal merupakan amalan yang dianjurkan bagi umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa wajib Ramadan.

Puasa ini memiliki keistimewaan tersendiri, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, “Siapa saja yang berpuasa Ramadan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.”

Niat puasa Syawal memiliki peran penting dalam membedakannya dengan puasa sunnah lainnya, serta untuk memastikan kesungguhan dan ketulusan dalam melaksanakannya.

Para ulama menganjurkan agar niat puasa Syawal dibaca di malam hari untuk memperkuat niat sebelum menjalankan ibadah tersebut.

Bacaan Niat Puasa Syawal:

1. Niat Puasa Syawal pada Malam Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Bagi yang tidak berniat pada malam hari, niat bisa dipasang pada pagi hari sebelum terlambat, asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

2. Niat Puasa Syawal pada Siang Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syawal:

Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari. Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai apakah puasa ini harus dilakukan secara berturut-turut atau tidak.

Mayoritas ulama menyatakan bahwa tidak ada kewajiban untuk melakukannya secara berturut-turut, meskipun ada yang berpendapat sebaliknya.

Keutamaan Puasa Syawal:

  1. Penyempurna Puasa Ramadan: Puasa Syawal menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, sebagaimana shalat sunnah rawatib menyempurnakan shalat fardhu.
  2. Mendapat Pahala Puasa Setahun: Puasa Syawal memberikan pahala seolah-olah berpuasa setahun penuh, sesuai dengan sabda Rasulullah.
  3. Tanda Diterimanya Puasa Ramadan: Melaksanakan puasa Syawal adalah tanda diterimanya ibadah puasa Ramadan oleh Allah SWT.
  4. Tanda Syukur: Puasa Syawal merupakan wujud syukur atas anugerah dan ampunan yang diperoleh selama Ramadan.
  5. Menjaga Konsistensi Ibadah: Melalui puasa Syawal, umat Islam menjaga konsistensi ibadah setelah berakhirnya Ramadan.

Dengan memahami pentingnya niat dan tata cara pelaksanaan puasa Syawal, diharapkan umat Islam dapat menjalankannya dengan penuh kesungguhan dan mendapatkan berkah serta keutamaan yang dijanjikan.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca. ***

Berita Terkait

Catat! Inilah 5 Doa Yang Wajib Kamu Amalkan Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Mengatasi Pikiran Kotor dengan Doa dan Kesucian Hati
Tata Cara dan Niat Shalat Idul Fitri 1445H
Doa dan Amalan Rasulullah SAW pada Malam Idul Fitri
Doa dan Amalan Lengkap Menuju Akhir Ramadan
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar: Tata Cara Sholat dan Doa serta Niat
Doa Malam Lailatul Qadar, Lengkap Dengan Huruf Arab, Latin, Beserta Artinya
Jadwal Buka Puasa Jumat, 29 Maret 2024

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 04:25 WITA

Catat! Inilah 5 Doa Yang Wajib Kamu Amalkan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sabtu, 20 April 2024 - 04:18 WITA

Mengatasi Pikiran Kotor dengan Doa dan Kesucian Hati

Jumat, 12 April 2024 - 06:06 WITA

Puasa Syawal: Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaan

Selasa, 9 April 2024 - 20:25 WITA

Tata Cara dan Niat Shalat Idul Fitri 1445H

Selasa, 9 April 2024 - 18:04 WITA

Doa dan Amalan Rasulullah SAW pada Malam Idul Fitri

Berita Terbaru