Indonesia Siap Hadapi Disease X, Menkes: Jangan Khawatir Berlebih

- Editor

Minggu, 28 Januari 2024 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Disease X adalah istilah yang digunakan oleh WHO untuk menyebut penyakit hipotetis yang belum diketahui patogennya, tetapi berpotensi menyebabkan pandemi di masa depan. WHO telah mengingatkan dunia untuk bersiap menghadapi ancaman Disease X, yang bisa lebih mematikan daripada Covid-19.

Namun, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki persiapan yang cukup untuk mengantisipasi kemunculan Disease X.

Ia mengatakan bahwa pemerintah telah membangun jaringan surveilans yang baru, yang meliputi laboratorium kesehatan masyarakat di berbagai tingkatan, mulai dari puskesmas, kabupaten, kota, hingga provinsi.

“Kita semenjak G20 sudah membangun jaringan surveilans yang baru. Sekarang dengan adanya grants (hibah) dari world bank, kita membangun laboratorium kesehatan masyarakat itu mulai dari level kecamatan puskesmas, kabupaten kota, dan seharusnya bisa sampai provinsi,” ujar Menkes Budi dalam peringatan Hari Gizi Nasional 2024 di Jakarta Pusat, Minggu (28/1/2023).

Dengan demikian, Indonesia bisa lebih cepat dan akurat dalam mendeteksi dan merespons munculnya patogen baru yang berbahaya.

“Jadi harusnya kita bisa lebih siap menghadapi Disease X yang sudah diimbau oleh WHO,” tambahnya.

Menkes Budi juga meminta masyarakat untuk tidak khawatir berlebih terkait Disease X. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kontak dengan hewan liar dan domestik, yang bisa menjadi sumber penularan penyakit.

“Kita harus tetap waspada, tapi jangan panik. Kita harus tetap menjaga pola hidup sehat, makan bergizi, istirahat cukup, olahraga teratur, dan hindari stres.

Kita juga harus tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Dan yang paling penting, kita harus segera vaksinasi jika sudah mendapat giliran,” pesan Menkes Budi.

Disease X sendiri bukanlah istilah baru, dan sudah masuk dalam daftar penyakit prioritas WHO sejak tahun 2018.

Disease X bisa berupa virus, bakteri, atau jamur, yang bisa berasal dari alam, mutasi, atau rekayasa. Beberapa contoh penyakit yang pernah menjadi pandemi global adalah SARS, flu babi, MERS, Ebola, dan Covid-19. (***)

Berita Terkait

Berita Nasional: Jakarta Kehilangan Status Daerah Khusus Ibu Kota
Honorer yang Terdata di BKN Diangkat PPPK, Ribuan Orang Sudah Lega, Ternyata
Honorer Siap Diangkat Jadi PPPK? PP Turunan UU ASN Paling Lambat April, Begini Skema Pengangkatannya
Skema Pemindahan ASN ke IKN oleh Menteri PANRB, Ini Penjelasannya
Gus Halim Dorong Desa Mandiri Kelola PKH dan Bansos Secara Lintas Sektor
Revisi UU Desa Hampir Rampung, Berikut Ini Isi Perubahannya
Dana Desa Naik, Gus Halim: Kewenangan Desa Harus Ditingkatkan
Gus Halim Optimistis Desa Mandiri Mampu Kelola PKH dan Bansos

Berita Terkait

Minggu, 10 Maret 2024 - 00:53 WITA

Berita Nasional: Jakarta Kehilangan Status Daerah Khusus Ibu Kota

Jumat, 8 Maret 2024 - 20:23 WITA

Honorer yang Terdata di BKN Diangkat PPPK, Ribuan Orang Sudah Lega, Ternyata

Jumat, 8 Maret 2024 - 14:28 WITA

Honorer Siap Diangkat Jadi PPPK? PP Turunan UU ASN Paling Lambat April, Begini Skema Pengangkatannya

Selasa, 20 Februari 2024 - 14:32 WITA

Skema Pemindahan ASN ke IKN oleh Menteri PANRB, Ini Penjelasannya

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:13 WITA

Gus Halim Dorong Desa Mandiri Kelola PKH dan Bansos Secara Lintas Sektor

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:26 WITA

Revisi UU Desa Hampir Rampung, Berikut Ini Isi Perubahannya

Senin, 5 Februari 2024 - 02:40 WITA

Dana Desa Naik, Gus Halim: Kewenangan Desa Harus Ditingkatkan

Senin, 5 Februari 2024 - 02:37 WITA

Gus Halim Optimistis Desa Mandiri Mampu Kelola PKH dan Bansos

Berita Terbaru