You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Bungko
Desa Bungko

Kec. Kotamobagu Selatan, Kab. Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara

Pemdes Bungko Edukasi Warga Manfaatkan Kompos Bag dan EM4 untuk Kelola Sampah Organik

Ziken Modeong 16 Januari 2026 Dibaca 18 Kali
Pemdes Bungko Edukasi Warga Manfaatkan Kompos Bag dan EM4 untuk Kelola Sampah Organik

Bungko - Pemerintah Desa Bungko menggelar kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait tata cara penggunaan kompos bag dan pengurai EM4 sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bernilai guna. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk.

Dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Bidang Lingkungan Hidup, Putri D. Potabuga, memberikan pemaparan sekaligus praktik langsung mengenai langkah-langkah pembuatan pupuk kompos bag dan cairan pengurai EM4. Materi yang disampaikan meliputi pemilahan sampah organik, proses pencampuran bahan, cara penggunaan EM4 yang tepat, hingga teknik perawatan kompos agar proses penguraian berjalan optimal dan menghasilkan  pupuk berkualitas.

Ibu Putri menjelaskan bahwa pemanfaatan kompos bag dan EM4 dapat membantu mempercepat proses pembusukan sampah organik, sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau. Dengan metode ini, masyarakat dapat mengolah sisa dapur dan limbah organik rumah tangga menjadi  pupuk yang bermanfaat bagi tanaman pekarangan maupun pertanian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sangadi Desa Bungko, Aminulah Paputungan, yang memberikan dukungan penuh terhadap program edukasi ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah organik melalui pembuatan pupuk kompos merupakan langkah penting untuk mewujudkan Desa Bungko yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Bungko dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu memproduksi pupuk kompos secara mandiri, sehingga tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas masyarakat," ujar Aminulah Paputungan

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh warga. Selain memperoleh pengetahuan baru, masyarakat juga termotivasi untuk mulai mempraktikkan pengolahan sampah organik di rumah masing-masing. Pemerintah Desa Bungko berkomitmen untuk terus mendorong program edukasi lingkungan demi terwujudnya desa yang hijau dan mandiri.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image