Bungko – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Muliadi Paputungan, S.AP melaksanakan kegiatan Reses Pertama Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 di Kantor Desa Bungko pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Dilansir dari laman Bungko News, kegiatan reses ini turut dihadiri Sangadi Desa Bungko, Aminulah Paputungan, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat yang mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias.
Dalam sambutannya, Sangadi Bungko Aminulah Paputungan menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara di tengah masyarakat.
Ia berharap momentum reses ini dapat menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan desa.
Sementara itu, Muliadi Paputungan menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam program pembangunan daerah.

Menurutnya, reses menjadi momen penting untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat sehingga berbagai prioritas warga dapat diperjuangkan di tingkat provinsi.
Dalam sesi dialog, sejumlah tokoh masyarakat Desa Bungko menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya terkait lanjutan pembangunan lapangan olahraga beserta tribun yang dinilai penting sebagai sarana kegiatan pemuda dan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendorong peningkatan perekonomian desa.
Menanggapi hal tersebut, Muliadi Paputungan menyatakan akan menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan serta skala prioritas pembangunan daerah.
Ia menambahkan bahwa seluruh usulan akan dibawa ke pembahasan DPRD dan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi agar dapat direalisasikan secara bertahap.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban.
Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta harapan mereka secara langsung.
Di akhir kegiatan, hasil reses diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat Desa Bungko. ***
